Reblog
Karena saya sudah tidak kuat lagi menahan diri. Mohon maaf jika menyinggung perasaan teman-teman. Kita mulai ya.
Dunia maya memang menimbulkan kemudahan untuk berbagi informasi, tetapi bukan berarti dengan mudah pula kita lepas dari tanggung jawab. Semua hal yang kita bagi pada akhirnya akan dimintai pertanggungjawaban, entahkah itu di akhirat atau bisa juga tanggung jawab moral kita di dunia sebagai manusia dengan berbagai identitas yang kita miliki.
Di dunia Tumblr ini pun demikian. Seperti saya sudah pernah kemukakan di sini, banyak orang dunia Tumblr ini yang punya nilai yang religius, itu bagus, tetapi nilai yang dianut ini jangan sampai menjebak kita pada perkara-perkara yang bisa jadi jauh dari nilai-nilai agama. Perkara-perkara itu misalnya kecerobohan kita menyebar berita provokatif membuat suasana yang awalnya kondusif menjadi tidak nyaman lagi. Contoh teranyar adalah video ataupun gambar gerakan yang diberi tajuk #savemaryam saya sudah menelisik video tersebut dan saya melihat kejanggalan di sana.
Isu kristenisasi adalah isu yang sebenarnya sudah muncul dari beberapa tahun yang lampau di samping merupakan isu yang begitu sensitif. Oke jika isu ini benar adanya, adakah benar jumlah yang disampaikan. Kemudian jika jumlah yang disampaikan benar, adakah penyebabnya memang seperti yang digambarkan di tanyangan itu. Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang layak kita kemukakan ke permukaan.
Tentu saja sebagai sesama muslim kita tidak bisa membiarkan adanya saudara kita yang berpindah agama, tetapi sebagai bagian dari bangsa Indonesia tidak sepantasnya kita membangkitkan semangat kebencian dengan memasarkan propaganda dengan tajuk “adanya usaha mengkristenkan Indonesia” dan telunjuk mengarah ke, dengan sedih saya katakan, saudara-saudara kita yang beragama Nasrani.
Pengguna Tumblr adalah anak-anak muda kelas menengah dengan pendidikan yang baik di Indonesia, dengan latar itu pasti memiliki modal untuk berpikir lebih kritis. Tidak mudah menerima begitu saja, tidak mudah menolak begitu saja, sebelum memiliki data yang mencukupi. Masa muda itu adalah masanya mencari, mencari itu bukan hanya diam terpaku di tempat, tetapi bergerak sejauh yang bisa didapat, jika perlu hingga lupa pada penat. Anak muda harus paham, mana yang merupakan kegiatan yang berdasarkan perintah agama, mana pula perilaku yang berdasarkan sentimen kesamaan agama, dalam hal ini adanya pikiran bahwa “kelompok saya sedang dirugikan, sedang dalam ancaman”. Kita tentu saja tidak mau bukan, beragama dengan landasan sentimen. Kita ingin beragama dengan menggunakan landasan yang tepat, akal sehat, keluhuran budi, dan penghormatan pada nilai-nilai setempat. Selamat merawat keimanan, selamat merawat sehatnya pikiran, selamat merawat keberagamaan.
Salam untuk kita semua. :)
nah ini nih yg dr kemarin saya pertanyakan ttg gerakan #savemaryam ini. kok terkesan ‘intimidatif’ ya…*IMHO*







